Strategi Extreme Hyper Carry Ala EVOS Legends

strategi extreme hyper carry ala evos legends. Mobile Legends Profesional League Season 6 sebentar lagi akan bergulir. Musim lalu, kita diperkenalkan pada meta hyper carry yang masih laris digunakan sampai sekarang. Seiring berkembangnya patch, hero prioritas hyper carry bergeser dari marksman kini didominasi assassin.

Strategi Extreme Hyper Carry Ala Evos Legends

Formasi 0-4-1, Strategi Extreme Hyper Carry Ala EVOS Legends

Namun, tahukah kalian kalau EVOS Esports menemukan taktik baru yakni Extreme Hyper Carry? Strategi ini bisa kalian temukan saat final Mytel International Championship beberapa waktu lalu saat EVOS bersua ONIC. Mengusung formasi laning 0-4-1, EVOS bermain menekan, joker123 mengutamakan push objektif turret dan prioritas superior untuk hyper carry. Walau hasil akhirnya sang macan biru tumbang, pendekatan ini bisa jadi pola baru permainan tim MPL di season 6.

Formasi 0-4-1, Strategi Extreme Hyper Carry Ala EVOS Legends

Apa saja kelebihan dan perbedaan taktik hyper carry ekstrim dengan yang biasanya?

Pertama, dari drafting EVOS di match ketiga final Mytel International, beberapa dari kalian mungkin aneh karena EVOS tak memakai draft yang wajar. Selain punya 2 mage, Valir dan Luo Yi, EVOS juga cuma menyiapkan satu sidelaner yakni Yu. Sebagai tanker, dipilihlah live22 login Popol & Kupa sementara Hayabusa dipercaya jadi hyper carry.

baca juga: Belajar Dota 2 Yang Perlu Diketahui Sebelum Bermain?

Yang berbeda dari hyper carry biasa, EVOS sengaja mengosongkan satu lane agar Hayabusa punya dua jalur farm. Peran sidelaner cukup berat pada formasi 0-4-1 ini karena ia bertugas menjaga lane sekaligus menutup midlane sang core utama melakukan perpindahan ke lane kosong.

Teorinya, hyper carry di taktik 0-4-1 bakal lebih cepat kaya dan tinngi EXP karena punya dua jalur minion. Terbukti, di early game Wann dengan Hayubasa-nya unggul 2 level dibanding hyper carry lawan. Pun, strategi ini cocok untuk agresif di awal seperti kontestasi buff karena unggul jumlah orang dan output damage yang signifikan berkat kehadiran 2 mage support.

KELEMAHAN EXTREME HYPER CARRY

Sayangnya, taktik ini belum sempurna. Permainan high rish reward ala EVOS menyimpan sejumlah kelemahan. Diantaranya, hyper carry sama sekali tak boleh mati di early game. Keunggulan level dan gold yang masih dekat bakal sia-sia kalau sang core tewas.

Pada match tersebut, ONIC patut diberi apresiasi karena meracik draft yang cukup baik. Selena dan Jawhead yang punya kemampuan burst damage dan poke cukup ampuh mengelimasi salah satu mage support bahkan hyper carrynya sekalipun bila mereka salah langkah.

Terakhir  hyper carry ekstrim mungkin jadi upaya EVOS mengakali kekuatan tim yang terlalu bertumpu pada pengalaman Rekt dan mekanik Wann. Meski belum sempurna, bukan tak mungkin formasi 0-4-1 jadi meta di MPL Season 6 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *