Skylarr Menggila, RRQ Sena Tetap Superior Tanpa Alberttt

Skylarr Menggila, RRQ Sena Tetap Superior Tanpa AlbertttĀ  – RRQ Sena masih memperlihatkan kegemilangan pada PML meski tanpa Albertt. RRQ Sena xe88 memang baru pergi sang core andalan, Albaertt, yang promosi ke RRQ Hoshi Tapi ternyata kekuatan mereka tak tak berkutang sedikit pun. Seiriang kepergian Albertt, Sena mendatangkan Yumy. Tapi, bukan Yummy yang langsung mengisi pos hyper core. Eks player Bigetron ini menjadi offlaner sementara, skylarr yang sebelumnya ada pada sidelane, ubah sebagai hyper carry.

Skylarr Menggila, RRQ Sena Tetap Superior Tanpa Alberttt

Benar saja, kualitas Skylarr ternyata tak bisa memandang sebelah mata. Mekaniknya benar-benar pada atas rata-rata. Sempat memainkan Yin Sun-Shin gd lotto dan Bruno sidelane ketika masi ada Albertt, Sklarr kini memakai Claude dan Hayabusa saat melawan Altar Ego X, senin (31/8).

Baca juga: Mobile Legends Merubah Sistem Lanenya

RRQ Sena berhasil menangĀ  meyakinkan 2-0 dan Skylar benar-benar mendapat sorotan. Performanya menggunakan Claude dan Hayabusa benar-benar gila. Banyak aksi joker123 montage yang berhasil ia lakukan. Saat menggunakan Claude, Skylarr sebenarnya semat mati dua kali pada early game. Tapi pda bermain sabar sampai akhirnya mendapat momentum late game dan menghabisi musuh-musuhnya. Ia menjadi MVP dengan statistik 7-2-3.

Pada laga kedua, Skylarr kian menggila, Hayabusa benar-benar tajam dan gesit. Altar Ego X membuat kuawalahan dan RRQ Sena menang mudah. Skylarr lagi-lagi menjadi MVP dengan 13-0-6.

Skylarr Menggila, RRQ Sena Tetap Superior Tanpa Alberttt

San Bocorkan Cara Terbaik Menghadapi Meta Diggie Feeder

Meta Diggie feeder benar-benar berpusat perhatian pada scene kompetitif Mobile Legends Bang Bang. Depelopori oleh Aura PH pada MPL Filifina, tim-tim Indonesia langsung mempratekkannya pada MPL ID Season 6 pekan ketiga.

Salah satu tim yang mencoba adalah Geek Fam pada game pertama melawan ONIC Esports. Performa Geek Fam sebenarnya sudah baik dan efektif memakai Meta tersebut. Tapi Onic sepertinya tahu benar-benar mengantisipasinya. Mereka bermain sampai late game samapai akhirnya mendapat momentum untuk menhabisi Geek Fam.

Baca juga: Rivalitas Mesra RRQ & EVOS, Kalah Menang Tetap Saingan

Bintang tim saat ini, Gilang “Sanz”, mengakui bahwa Meta Deggie feeder memang menyusahkan. Tapi ia membocorkan cara terbaik menghadapinya pada saat mewawancarai wartawan setalah matckh.

“Kalau melawan Meta Deggie ya memang harus main sampai late game dan kitanya harus sabar. Soalnya memang ada Deggienya yang bikin susah. Intinya main sabat sampai late game,” uangkapnya. “Memang sempat emosi yang telah mengikuti terus oleh Diggie. Tapi harus terus farming dan sabar”, tambah ia.

Pada game tersebut Sanz menggunakan Claude dan memang beberapa kali pergerakannya terhambat akan Deggie. Tapi ia akhirnya mendapat momentum pada late game. Punya dame yang sangat sakit, Claude dari Sanz berhasil menjadi MVP dengan 22-3-8.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *