Misery cs Bubarkan Tim DOTA 2 di Tengah Kompetisi EPIC League

Misery cs bubarkan tim dota 2 di tengah kompetisi epic league. Tim gabungan ex-OG.Seed bersama Misery dan Pieliedie, 5MEN jalannya turnamen EPIC League Divisi 2. Pernyataan tersebut cuitkan kapten tim, Rasmun Misery Filipsen melalui akun Twitter prbadinya. Ironisnya, 5MEN sendiri masih tergabung dalam turnamen besutan EPICENTER sehingga memaksa mereka jatuh ke posisi terakhir klasemen.

Misery cs Bubarkan Tim DOTA 2 di Tengah Kompetisi EPIC League

Misery cs Bubarkan Tim DOTA 2 di Tengah Kompetisi EPIC League

Tidak ada alasan spesifik mengapa 5MEN memutuskan untuk berpisah 918kaya di tengah-tengah kompetisi. Misery sendiri mengapresiasi dukungan-dukungan para fans walaupun timnya hanya bertahan tiga bulan saja. Sebagai veteran DOTA, ia pun masih mengantongi niat untuk tetap bermain di competitive scene.

Misery cs Bubarkan Tim DOTA 2 di Tengah Kompetisi EPIC League

Bubarkan 5MEN juga mengundang reasksi dari rekan sesama pemain veteran, Loda. Mantan juara The International 3 serta CEO tim Alliance tersebut kecewa atas disband-nya Misery. Ia juga memprediksi akan ada tim-tim lain yang mengikuti jejak 5MEN.

DOTA 2

Misery cs Bubarkan Tim DOTA 2 di Tengah Kompetisi EPIC League

Misery sendiri merupakan pemain senior yang sudah xe88 register malang-melintang sejak DOTA hingga DOTA 2. Ia sempat menyebut beberapa trofi prestisius seperti Shanghai Major 2016 bersama Team Secret, GESC Indonesia bersama Evil Geniuses, hingga runner-up The International 2016 bersama Digital Chaos.

Gelombang protes menghantam Valve karenakan minimnya respon dan perhatian kepada kompetisi profesional DOTA 2 dalam situasi pandemi sejak awal tahun 2020. Kekosongan musim kompetisi menjadikan turnamen di tahun 2020 jalankan oleh esports organizer untuk sekedar membuka ruang kompetisi bagi tim-tim DOTA 2.

Valve

Setidaknya Valve mengakui lambat dan minimnya informasi terkait kepastian DPC tahun 2020. Valve memberikan konfirmasi akan ketiadaan turnamen DPC sampai akhir tahun ini. Pihak ketiga berikan kekeluasaan untuk menjalankan turnamen dan liga sampai akhir tahun 2020. Selama 8 bulan berselang di tahun 2020, Valve menghadapi kesulitan dalam mengambil sering dengan perkembangan situasi pandemi yang belum menunjukan perbaikan.

baca juga: Inilah Sistem Undian Bracket Champion Draft MPLl, RRQ Ciptakan Neraka

Dalam keterangannya Valve juga mengatakan, dalam waktu dekat sudah ada beberapa turnamen yang terkonfirmasi akan digelar oleh pihak ketiga. Rencananya akan ada 4 turnamen yang berlangsung di region Eropa dan 3 turnamen yang akan gelar region Tiongkok.

Secara eksplisit tidak sebutkan akan adanya turnamen di region Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Asia Tenggara.  Region yang sebutkan sebelumnya seolah-olah menjadi anak tiri di tengah jalannya kompetisi DOTA 2 selama ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *