5 Hero Win Rate Terburuk di MPL Season 6

5 Hero dengan catatan Win Rate terburuh di MPL Season 6. Jadi andalan dalam public match tak serta merta membuat semua hero bisa bawa kemenangan live22 login, khususnya dalam kancah MPL Season 6. Selalu ada aroma sial kalau tim peserta memilih jagoan yang kebetulan kantongi win rate buruk, seperti 5 hero berikut ini!

5 Hero Win Rate Terburuk Pada MPL Season 6

5 Hero Win Rate Terburuk di MPL Season 6 - Hayabusa - Janganmain

1.  Hayabusa

Berdasarkan statistik hero dalam MPL Indonesia, Hayabusa adalah salah satu hyper carry paling ampas dengan 14% win rate dari 7 kali pick dalam MPL Season 6. Sang ninja yang sejatinya sangat mengerikan tak mampu mengubah reputasinya jadi kemenangan untuk hampir semua tim yang berusaha memilihnya pada Land of Dawn.

Ada beberapa alasan Hayabusa kurang efektif. Pertama, Hayabusa sulit mengincar sidelane mush karena kebanyakan tim memilih hero jalur samping yang kuat, berdaya tahan tinggi dan hanya fokus potong minion lalu membantu war.

Haya jadi tak punya kesempatan untuk mencari kesempatan solo kill karena musuh selalu berdempet, mengurangi efektifitas Shadow Kill. Kedua, melihat dari comfort pick dalam MPL Season 6 yang banyak memakai YSS atau Roger sebagai andalan. Haya serasa kurang sepadan dengan kedua hero tersebut karena damage yang ada terlalu tergantung pada ultimatenya. Hayabusa tak bisa pukul-pukulan dan terlalu mengandalkan mekanik untuk berpindah-pindah tempat, atau dengan kata lain lebih melelahkan untuk bermain dalam jangka panjang.

Baca Juga : Kelasmen Sementara MPL ID Season 6 Altar Ego salip Bigetron

2. Diggie

5 Hero Win Rate Terburuk di MPL Season 6 - Diggie - Janganmain
Meta nyeleneh yang terinspirasi dari permainan Aura PH terbukti kurang berhasil dalam Indonesia. Tim-tim MPL Indonesia ternyata telah menyiapkan penangkal meta ini dengan sejauh 5 pekan berjalan, Diggie Feeder baru menorehkan satu kemenangan dari sekitar 5 laga yang telah ia mainkan.

Banyak tim yang juga lebih memilih untuk ban hero ini semenjak penerapan format 5 ban, karena hero ini merusak permainan dan pertandingan joker123 jadi tak menarik. Melihat efektifitas hero ini yang tak bagus-bagus amat, sepertinya lebih banyak tim yang mempertimbangkan hero lain untuk jadi andalan mereka.

3. Popol & Kupa

5 Hero Win Rate Terburuk di MPL Season 6 - Popol & Kupa - Janganmain
Jadi salah satu marskman yang cukup tersegani karena peran barunya, Popol & Kupa ternyata tak mengagumkan dalam MPL Season 6. Dari 21 kali pick, ia cuma memiliiki win rate 43%. Artinya, tim MPL tahu cara bermanuver ketika lawan memiliki marksman satu ini dan meminimalisir kemampuan pushnya yang tinggi.

Terutama dengan pemilihan hero mage support berdaya ledak besar yang bisa menghabisi nyawa Kupa dengan cepat. Apalagi kehadiran tank seperti Baxia dan Hilda ternyata cukup merepotkan karena mereka kerap menyerahkan sendiri untuk terkena trap Popol yang biasanya berfungsi sebagai vision tambahan.

Baca Juga : Mobile Legends Rilis Logo Baru, Sarat Makna & Filosofis

4. Kagura

Kagura - Janganmain
Mage yang identik dengan nama Lemon punya peran baru sebagai support. Kemampuan poke jarak jauh, lincah dan berdamage tinggi jadi alasan Kagura cukup sering terpilih. Namun, efek Kagura dalam MPL 6 sejauh ini cuma menyumbang win rate 33% saja.

Ia tak seganas top 4 support MPL seperti Change, Pharsa, Selena dan Cecilion yang punya lebih banyak fungsi seperti pemberi vision, pencuri buff musuh maupun burst area berdamage tinggi dengan radius luas.

Memainkan Kagura pun butuh mekanik dan pemahaman mikro yang baik, karena dari pada keempat hero sebelumnya, Kagura sedikit lebih susah. Sayangnya, tingkat kesulitan hero ini tak sebanding dengan rasio kemenangan.

5. Thamuz

Thamuz - Janganmain
Memang sulit mendapatkan hero sidelane overpower seperti Uranus, Yu Zhong atau Esmeralda karena terus menjadi incaran sasaran ban. Alhasil, Thamuz yang terpercaya untuk sekedar menjaga lane dan clear wave meski secara utlilitas hero ini tak sebaik ketiga hero sidelane tersebut.

Apa daya, jadi opsi terakhir membuat Thamuz cuma kantongi 30% win rate dari 20 kali pick. Apalagi, sejatinya meta saat ini sangat tak ideal untuk Thamuz karena banyak tim memiliki amunisi mage berdamage tinggi, crowd control mumpuni serta kombinasi dengan anti-regen sehingga sustain Thamuz jadi tak maksimal.

Dalam war pun, Thamuz kesulitan login joker123 karena mengincar hyper carry lincah butuh setidaknya satu disable. Dan Thamuz hanya bisa memberikan DPS berefek slow, sehingga mudah untuk kalahkan hero lain. Meski begitu, tidak banyak hero offlane lain yang bisa menunaikan tugas lane control sebaik Thamuz. Sehingga ia bakal terus kita lihat pada pekan-pekan selanjutnya MPL Season 6.

Bagaimana sobat gamers, siapa menurut kalian hero yang paling berdampak buruk dalam MPL Season 6?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *